Foto Kegiatan Qistibar: Qism Sihah Timur & Barat

| Al Fana

Qistibar: Qism Sihah Timur & Barat


Di pesantren salaf Cugenang kaki gunung gede Jabar, yang sejuk, dikelilingi bukit belantara hutan hujan tropis, di pojok gedung sekolah dan laundry. Ada 1 ruangan yang sangat damai & menjadi suaka bagi para santri penghafal Quran untuk "Healing"/ menenangkan jiwa-raganya dalam proses penyembuhan. Ruangan itu bernama UKS (Unit Kesehatan Sekolah) yang dikelola oleh santri qismu sihah sekbid 7 OSIS dan relawan sains club yang sudah terampil dalam praktik tibunabawi: hijamah, gurah & herba.

 Sebagai pembinanya, penulis sangat terbantu dalam manajemen kesehatan santri di pondok selama pandemi. Konsep QISTIBAR : Qism Sihah Timur & Barat mengakomomodir preferensi kenyamanan para santri berobat ala timur (tibunabawi: hijamah, gurah, lintah, herba imunobooster, jamu & PAZ) atau ala barat (kimia farmasi: antiseptik, vaksin, obat antipiretik, antihistamin, antasida & salep antibiotik). Santri & wali santri bebas memilih metode kesehatan terbaik yang mereka yakini, tak ada paksaan sama sekali, termasuk vaksin sekalipun yang dimandatkan seluruh negeri.


Kami percaya bahwa pada hakekatnya manusia punya keunikan dan kebebasan sendiri untuk memilih keyakinan dan metode keselamatannya masing-masing. Tak perlu ada perdebatan beda madzab kesehatan, dont take too personal. Karena yang paling personal adalah data pengalaman pribadi dan rasa tubuh yang subjektiv maupun objektiv terukur. Ini dapat dijadikan skala  ukur untuk memutuskan: "mana yang cocok / kurang cocok" dengan tubuh berdasar pengalaman pribadi.

Tubuh adalah alat ukur primer dan penting, apalagi tubuh yang terbiasa tirakat sunnah rasul- akan lebih "tajam basyirahnya". Secanggih apapun "teori sains & teknologi" itu semua hanyalah alat ukur sekunder yang merupakan sambungan alat, perpanjangan tubuh kita sendiri.

Kegiatan qism sihah melayani pasien santri dari jam 7 pagi hingga 10 malam. Luar biasanya kegiatan ini dikerjakan oleh para relawan (voluntary community). Beberapa kasus medis  santri yang sudah ditangani antara lain: pasien conjuctivitis, flu, covid, radang tenggorokan, typus, DBD, diare, sakit gigi, gangguan kulit: scabies, eksim, bisul, panu, kutu air, infeksi bakteri: ulcer mulut kaki telinga, hipotermia, cabut kuku-paku-duri, keseleo, pendarahan keseleg duri, maag kronis, OCD, Bipolar, depresi, insomnia, entomophobia, vermiphobia, migrain, acne fighter, herpes. Lucu-lucu semuanya. Sebagian obat & alat merupakan hasil donasi komite dan dana kesehatan sekolah. Sebagian kecil dari iuran receh bekam 2 ribuan dan lintah 5 ribuan.

Berikut dokumentasi kegiatan Qistibar: