Foto Kegiatan Gurah, Respiratory Cleansing

| Al-Fana

Gurah, Respiratory Cleansing


Gurah berguna untuk pembersihan saluran pernafasan atas, juga pita suara agar lebih jernih, merdu, pembuangan lendir kasus sinus, TBC, asma, pilek berkepanjangan, batuk berdahak, gangguan saluran penafasan dan gangguan pencernaan. 

Gurah digolongkan dalam pengobatan tradisional ramuan (dalam kepmenkes no:1076/Menkes/SK/VII/2003). sejajar dengan jamu, tabib, shinshe, homoeopathy, aromatherapist, dan pengobatan tradisional lain.

Sebagai praktisi thibbunabawi, di musim pandemi ini kami sering menggunakan minyak habassauda untuk gurah ringan pada kasus gangguan pernafasan atas sesuai petunjuk hadits. dilanjutkan istinsyaq pembilasan hidung dengan air wudhu, atau menggunakan nasal irigation dengan larutan garam isotonik 0.9% agar tidak pedih di hidung.( 9 gram garam dalam 1liter air hangat, rasa seasin air mata).

Penulis sendiri suka makan cengkeh (antikuman paling umum dipakai dentist untuk kebersihan gigi & mulut), atau membuat ramuan teh, min, cengkeh untuk pelega flu.


dalam sebuah kisah sahabat, Berkata kepada kami Abdulloh bin Abi Syaibah, telah berkata pula kepada kami ‘Ubaidillah, telah mengabarkan kepada kami Isro’il dari Manshur, dari Kholid bin Sa’d berkata: 

kami bepergian dan bersama kami Gholib bin Abjar dan mengalami sakit ketika di perjalanan, dan sesampainya kami di kota Madinah beliau masih sakit, kemudian Ibnu Abi‘Atiq menjenguknya dan berkata kepada kami:

“Hendaknya kalian menggunakan habbatus sauda’(jinten hitam), lalu ambillah 5 atau 7 butir lalu tumbuklah sampai halus, kemudian teteskanlah ke hidungnya dengan beberapa tetes minyak pada bagian kanan dan pada bagian kiri.”

Metode Gurah, Pada umumnya menggunakan Clerodendrum serratum/ tanaman srigunggu /senggugu.  tanaman obat ini senyawa bioaktivnya: Saponins, flavonoid, fenolic,  icosahydropicenic acid and ursolic acid, bermanfaat mengobati: asma, alergi, peradangan, gangguan liver, rematik, gangguan pernapasan, dan demam malaria.

Dalam pengolahannya, akar pohon srigunggu diekstrak dengan air matang hingga keluar busa, lalu disaring sampai diperoleh cairan yang jernih. Ramuan tersebut ditetes ke hidung pasien lalu duduk/ tengkurap, agar lendir mudah keluar dari mulut dan hidung. prosedur gurah bisa memakan waktu 1 hingga dua jam.

Efek Gurah: panas/perih di hidung bagi pasien yang baru pertama kali mengalaminya, terkadang disertai dengan rasa sakit yang menyengat pada saraf saluran pernafasan.

Saat memasukan obat, pasien diminta tidur tengkurap dan mulailah lendir serta kotoran-kotoran keluar melalui hidung dan mulut. Pasien yang penyakitnya tidak terlalu parah, biasanya hanya mengeluarkan lendir berwarna bening.

Sedangkan pasien yang berpenyakit, biasanya mengeluarkan lendir berwarna hijau, putih kuning, keruh kehitam-hitaman.

Efektivitas Pengobatan Gurah : Menurut Prof. dr. Soedomo Soekardono, Sp. Guru Besar Ilmu Penyakit Telinga Hidung Tenggorok pada Fakultas Kedokeran UGM, gurah mampu mengatasi keluhan, gejala dan penyebab rinosinusitis, kronis, yaitu penyakit karena adanya infeksi bakteri pada rongga sinus yang ada di wajah. Sampai sekarang ini efektivitas gurah masih butuh penelitian lebih lanjut.

Pada beberapa kondisi tertentu, gurah kemungkinan menimbulkan komplikasi sementara seperti: anosmia, otitis media, serta peradangan pada saluran pernapasan seperti rinosinusitis akut berat, tonsilofaringitis akut, dan peritonsilitis akut.

Pantangan Gurah: Hindari Minum Es dan Makanan Dingin, pedas berminyak, asam bergetah, rokok& alkohol.

Referensi:

https://ghurobacave.blogspot.com/2020/11/gurah-respiratory-cleansing.html